Deutschland online bookmaker http://artbetting.de/bet365/ 100% Bonus.

509 Lulusan Sarjana FKIP Unswagati Siap Berkompetisi

CIREBON-Sebanyak 509 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon dilepas dalam prosesi yudisium, di Hotel Zamrud, Rabu (23/12). Dilaporkan Ketua Panitianya Dr Dede Endang Mascita, M.Pd, dari jumlah lulusan sebanyak 509 tersebut dari Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia 51 orang, Pendidikan Bahasa Inggris 176 orang, Pendidikan Matematika 169 orang dan dari 
Pendidikan Ekonomi 113 orang.

Sebanyak 4 orang lulusan terbaik dari masing-masing program studi, Dian Fendi Wulandari dari Bahasa Indonesia meraih IPK 3,58, Asep Sunandar dari Bahasa Inggris dengan IPK 3,79, Ira Andriani dari Matematika dengan IPK 3,72 dan Lulu Rahayu dari Pendidikan Ekonomi dengan IPK 3,64 mereka mendapat penghargaan. Penghargaan diberikan langsung oleh Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP didampingi Dekan FKIP Prof Dr H Abdul Rozak, M.Pd.

Dekan FKIP Prof Dr H Abdul Rozak mengatakan selama 4 tahun masa kuliah mahasiswa hari ini menjadi momentum untuk siap menjalankan aktivitas terbaik di masyarakat. Bagi setiap lulusan harus siap untuk mengisi peluang juga baik sebagai guru PNS dan SM3T. "Jangan menunggu diajak-ajak, tapi lulusan harus berani bersaing untuk menangkap peluang. Apalagi kedepan kita sudah bersaing dengan berbagai lulusan dari ASEAN. Tidak lupa juga kedepan pendidikan di FKIP akan menerapkan bilingual dalam pembelajarannya," katanya.

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP menyampaikan selamat bagi para lulusan yang berhasil menyelesaikan studinya dengan baik. Rektor juga mengapresiasi kegiatan pelepasan yang berjalan sangat baik. Mulai dari setting tempat, MC yang bilingual, style performance dan para pimpinan yang luar biasa. "Kami sampaikan terima kasih atas segala prestasinya ini. Dan FKIP juga mulai tahun akademik 2016/2017 menerima mahasiswa baru untuk program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Jadi FKIP harus terus meningkatkan mutu lulusannya yang harus siap berkompetisi. Sudah tepat apa yang disampaikan Pak Dekan FKIP bahwa kemampuan bahasa Inggris adalah kejarusan," ungkapnya.

Hadir dalam pelepasan tersebut, Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) H Asep Djajuli, Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP., Wakil Rektor IV H Nasir Asman, Drs MM, Wakil Rektor III Dudung Hidayat SH MH, Dekan FKIP Prof Dr H Abdul Rozak, M.Pd, Kepala BPM Amanan, Drs M.Si., Direktur Pascasarjana Dr Endang Sutrisno, M.Hum., Kepala SPI Dr Santoso MM, para wakil dekan dan dosen FKIP. Hadir juga Dekan FISIP Dr H Mukarto Siswoyo, Dekan FE Prof Dr Hj Ida Rosnidah, SE., MM., Ak., CA, Kepala LPM Jimmy Hassoloan Drs MM, Kepala Lemlit H Dedi M Kusmayadi, SE., M.Sc, dan dosen senior H Iin Wariin Basyari, Drs., M.Pd.(*)

Buka Prodi PGSD, Jadi Kado Spesial untuk Masyarakat Wilayah Cirebon

Sebagai perguruan tinggi tertua, berdiri semenjak 29 Desember 1962 silam Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon menjelma menjadi perguruan tinggi terbesar di wilayah timur Jawa Barat. Mengelola 7 Fakultas, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran dan Pascasarjana. Mahasiswa yang menuntut ilmu di Kampus Macan Ali ini mencapai sekitar 14.000 mahasiswa. Apalagi yang akan dilakukan kedepan?

Di Unswagati dari 7 Fakultas tersebut dan 17 Program Studi (Prodi) yang kini semuanya terakreditasi B kecuali Prodi Pendidikan Dokter dan Ilmu Komunikasi yang masih C dan segera akan dilakukan reakreditasi. Sementara 15 prodi lainnya semuanya sudah B. Antara lain, Prodi Ilmu Hukum, Prodi Manajemen, Prodi Akuntansi, Prodi Administrasi Negara (AN), Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi  Pendidikan Bahasa Indonesia, prodi Pendidikan Matematika, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan Prodi Pendidikan Ekonomi.

Kemudian, Prodi Agroteknologi dan Agribisnis di Fakultas Pertanian, Prodi Teknik Sipil di Fakultas Teknik, Prodi Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran. Sementara di Pascasarjana, ada Prodi Agronomi, Prodi Magister Hukum, Prodi Magister Administrasi, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia.  Nah, kini pada Diesnatalis yang ke-53 Tahun, Unswagati mempersembahkan Prodi baru untuk masyarakat di Wilayah Cirebon, yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)  yang SK-nya sudah ditandatangani oleh Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Sesuai dengan salinan asli surat Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dengan Nomor: 19/KPT/I2015 Tentang “PEMBUKAAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR PROGRAM SARJANA PADA UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI DI CIREBON YANG DISELENGGARAKAN OLEH YAYASAN PENDIDIKAN SWADAYA GUNUNG JATI DI KOTA CIREBON” Ditetapkan di Jakarta Tertanggal 15 September 2015 dan ditandatangani Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Naim.

Meski turunnya SK di ujung semester ganjil Unswagati tetap baru membuka program S1 PGSD tersebut dimulai pada semester ganjil, maka Prodi PGSD ini baru akan dibuka pada tahun akademik 2015/2016.

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP mengatakan pihaknya sangat bersyukur izin penyelenggaraan PGSD sudah diberikan dari dikti kepada Unswagati. Bagi Prof Djohan--panggilan akrab rektor--pemberian izin membuka PGSD tersebut sebagai kepercayaan dikti kepada Unswagati dan hak ini tentunya menjadi anugerah tersendiri bagi Unswagati.

"Unswagati telah lama mengajukan permohonan penyelenggaraan PGSD. Permohonan diajukan bersamaan dengan sedang berjalannya proses peralihan status PTS menjadi PTN. Segala persyaratan yang diminta telah terpenuhi. Permohonan itu dijawab oleh kementerian bahwa program studi PGSD akan dikabulkan pada saat alih status telah selesai. Namun setelah mendapat informasi dari mantar Dirjen Dikti, Prof. Dr. Djoko Santoso, bahwa tidak ada kaitan antara peangujuan pembukaan prodi baru dan proses alih status maka pada tahun 2014 Unswagati mengajukan ulang penyelengaraan prodi PGSD berdasarkan ketentuan baru," ujarnya didampingi Dekan FKIP Unswagati Prof Dr H Abdul Rozak, M.Pd.

Setelah turunnya SK PGSD tersebut, selanjutnya rektor menyerahkan kepada Dekan FKIP yang telah mempersiapkan timnya. "Alhamdulillan November 2015 surat keputusan Menristek dikti kami terima. Kami, tentu saja tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan pemerintah terhadap kami. Kami telah menyiapkan program untuk memokuskan pada program berkualitas," jelas Dekan FKIP Prof Abdul Rozak dengan mantap.

Guru besar Bahasa Indonesia Unswagati ini mengungkapkan bahwa program perkuliahan dipandu dengan kurikulum berbasis KKNI dengan dosen-dosen berkualitas yang berkompeten di bidangnya. Penyelenggaraan perkuliahan dilaksanakan dengan tatanan terstruktur dan sistematis, sarana dan prasarana berstandar nasional. Dosen-dosen gabungan dari senior dan yunior beraktivitas riset dan berkemampuan mengembangkan diri. Kami menyediakan fasilitas yang menjadi media pengembangan para mahasiswa agar menjadi guru profesional bermartabat dan berkontribusi terhadap kemajuan negara dan bangsa terutama di bidang pendidikan dasar.

"Kami siap mengembangkan potensi mahasiswa dengan aktivitas intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Kami mempersilakan mahasiswa aktif dalam teater, pramuka, paduan suara, olah raga, dan bidang keagamaan. Mulai tahun akademik 2015/2016, setiap mahasiswa baru pada semester 3 diwajibkan mengikuti program bela negara. Program ini bekerja sama dengan TNI. Dengan program ini diharapkan mahasiswa FKIP menjadi pribadi tangguh dalam menghadapi berbagai rintangan. Pada intinya kami siap menyelenggarakan program PGSD dengn kualitas tidak biasa, di atas standar," imbuh Prof Rozak.(*)

Pengumuman terkait sertifikat PPL

Pengumuman terkait sertifikat PPL

Tanggal 21-31 Desember.
1. Mohon cek kembali biodata praktikan pada daftar nilai ppl di bawah.

2. Isi angket penilaian dosen pembimbing dan sekolah oleh ketua praktikan pada link berikut ini:
    angket dosen dan sekolah
Note: ketua wajib mengambil akun angket dan dapat diperoleh di UPT PPL, nilai akan diumumkan kepada sekolah yang telah mengisi angket.

Bagi sekolah yang telah mengisi angket, nilai dapat dilihat pada link berikut:
Nilai PPL T.A. 15/16 (update 291215)

Januari 2016.
Pembagian sertifikat PPL T.A. 2015/2016

Workshop Google Scholar & Repository FKIP Unswagati

Fkip Unswagati kembali mengadakan workshop mengenai publikasi dan penelitian. Workshop yang diselenggarakan pada hari Sabtu 28 November 2015 ini diselenggarakan sebagai bentuk follow up dari workshop sebelumnya mengenai cara publikasi internasional.


Salah satu tridarma bagi dosen adalah penelitian. Pada umumnya, kegiatan penelitian dosen dapat menghasilkan karya ilmiah dan dipublikasikan melalui jurnal, seminar atau prosiding. Bagi dosen, diharapkan karya ilmiah yang mereka hasilkan dapat bermanfaat bagi akademisi lainnya. Salah satu parameter bahwa suatu karya ilmiah bermanfaat adalah dengan sitasi (kutipan). Karya ilmiah berkualitas akan sering menjadi rujukan bagi penulis lainnya, sehingga akan meningkatkan jumlah sitasi dari karyanya. Pertanyaannya adalah, bagaimana cara mengetahui seberapa banyak penulis yang mensitasi karya kita (dosen) dan seberapa baik kualitasnya?.

Solusinya adalah angka h-index yang biasanya disediakan di situs peng-index situs jurnal/repository. Pengertian h-index sendiri adalah jurnal sebanyak h yang disitasi minimal h oleh penulis lain untuk masing-masing jurnal. Saat ini, ada tiga situs pengindex yang cukup populer di Indonesia yaitu Google Scholar, DOAJ, dan Scopus. Dari ketiga situs ini, Google Scholar-lah yang cukup mudah diakses. Keuntungan Google Scholar adalah dapat langsung mengindex situs jurnal berbasis Open Journal System (OJS), sehingga situs ejurnal fkip unswagati sudah dapat diindex oleh Google Scholar.

Selain itu, hanya dengan bermodalkan akun gmail, kita sudah dapat mendaftar di google scholar. Keuntungan terbesar bagi peneliti (dosen) adalah situs ini menyediakan deskriptif data total paper, total sitasi, serta angka h-index  yang dapat dilihat melalui profil pengguna.


Melalui workshop ini diharapkan seluruh dosen fkip unswagati dapat termotivasi untuk dapat terus membuat karya tulis berkualitas yang dipublikasikan dan disitasi secara online baik secara lokal maupun internasional demi perkembangan ilmu pengetahuan maupun perbaikan kualitas belajar mengajar di FKIP Unswagati. "Jangan berpikir mendapatkan h-index scopus apabila belum mendapatkan h-index google scholar", kata Surya Amami selaku pemateri workshop ini. Artinya kalau ada fasilitas yang mudah kenapa harus menunggu sesuatu yang sulit (Scopus). Akhirnya tidak berlebihan jika dikatakan bahwa Google Scholar merupakan "first step" to Scopus. (*sap/wh)

Download File Workshop

Download Template Joomla 3.0 free theme.

Search

You are here: Home Berita & Kegiatan