ANALISIS TINGKAT BERPIKIR GEOMETRI DAN TINGKAT BERPIKIR LOGIS SERTA DISPOSISI BERPIKIR KRITIS MAHASISWA

Cita Dwi Rosita, Tri Nopriana

Abstract


Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis ketercapaian tingkat berpikir geometri
dan tingkat berpikir logis mahasiswa serta mendeskripsikan disposisi berpikir kritis
mahasiswa tingkat I pendidikan matematika pada tahun ajaran 20014/2015
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa
Unswagati tingkat 1 sebanyak 2 kelas yang terdiri dari 40 mahasiswa. Metode pengumpulan
data yang digunakan meliputi: (1) tes berpikir geometri van Hiele yang dikembangakan oleh
The Cognitive Development and Achievment in Secondary School Geometry Project
(CDASSG), (2) tes berpikir logis (TOLT) yang disusun oleh Tobin dan Capie, (3) Skala
Disposisi Berpikir Kritis dengan 5 kategori skal model Likert. Data dianalisis secara
deskriptif.
Hasil penelitian didapatkan: (1) Sebanyak 44% mahasiswa tingkat I pendidikan matematika
tahun ajaran 2014/2015 memiliki tingkat berpikir geometri van Hiele pada tahap analisis; (2)
Tingkat berpikir logis mahasiswa tingkat I pendidikan matematika tahun ajaran 2014/2015
umumnya pada tahapan transisi sebanyak 46%, sedangkan sebanyak 32% mahasiswa telah
mampu menyelesaikan permasalahan terkait dengan penalaran proporsional, penalaran
variable, penalaran korelasional dan penalaran kombinatorial (3) Disposisi berpikir kritis
mahasiswa tingkat I Pendidikan matematika FKIP Unswagati tahun ajaran 2014/2015
memiliki kategori baik dengan presentasi pencapaian rata-rata skor disposisi matematis
dibandingkan dengan skor total mencapai 70%.
Kata kunci: Berpikir Geometri, Berpikir Logis dan Disposisi Berpikir Kritis.

Full Text:

PDF

References


Edi Septe S, (2006), Pengembangan Metode Pembelajaran Elemen Mesin I –

Berbasis Aktivitas Mahasiswa (Student’s Activities Based Learning),

Universitas Bung Hatta Padang.

Munir, Rinaldi, (2006), Metode Mumerik, Edisi Revisi, Penerbit Informatika,

Bandung.

Nana S,(2002), Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar, Sinar Baru Algensindo,

Bandung.

Syahron L, Peranan GBPP dan SAP dalam Sistem Pembelajaran di Perguruan

Tinggi. Makalah Workshop “Pengembangan Garis-Garis Besar Program

Pembelajaran (GBPP) dan Satuan Acuan Perkuliahan (SAP) Mata Kuliah

Berbasis Kompetensi”, Universitas Bung Hatta, Padang, 17-18 Mei 2006.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.