PENGARUH AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS PADA MATA KULIAH KALKULUS III

Setiyani Setiyani, Anggita Maharani, Ferry Ferdianto

Abstract


Abstrak. Salah satu pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas mahasiswa adalah Problem Based Learning (PBL). Problem Based Learning (PBL) banyak menggunakan pemecahan masalah sebagai aktivitas belajar dan memberikan kesempatan mahasiswa untuk berpikir kreatif dan mengkomunikasikan hasilnya kepada teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh aktivitas belajar mahasiswa terhadap kemampuan penalaran matematis pada mata kuliah kalkulus III. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang teknik analisis nya menggunakan analisis regresi sederhana. Subyek dari penelitian ini adalah mahasiswa semester empat Pendidikan Matematika Unswagati Cirebon sebanyak 76 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas belajar mahasiswa dengan kemampuan penalaran matematis, ditunjukkan dengan nilai r_xy=0,711 (2) variabel aktivitas belajar memiliki kontribusi sebesar 50,5% dalam mempengaruhi variabel kemampuan penalaran matematis, sedangkan sisanya sebesar 49,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini (3) pola pengaruh yang terjadi antara kedua variabel tersebut adalah persamaan garis linear, yaitu y ̂ = -54,963 + 1,798x1. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar mahasiswa yang menerapkan PBL merupakan faktor yang cukup penting dan dominan dalam mempengaruhi kemampuan penalaran matematis mahasiswa.

Kata Kunci. Problem Based Learning, Kemampuan Penalaran, Aktivitas Mahasiswa

Full Text:

PDF

References


PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN MATEMATIKA KE-2

TANGGAL 27 - 28 NOVEMBER 2014

TEMA : INOVASI TEKNOLOGI UNTUK MENDUKUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DALAM RANGKA PERCEPATAN PEMBANGUNAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DI INDONESIA

HALAMAN : 568 - 577

. Heriawan, dkk. 2012. Metodologi Pembelajaran. Serang: LP3G.

. Kilpatrick. J. S. 2001. Adding it Ip: Helping Children Learn Mathematics. National Research Council.

. Mullis, I. V. S, et al. 2001. TIMSS Assessment Frameworks and Specifications 2003. Boston: International Study Center, Lynch School of Education, Boston College. [online] tersedia:

http://timss.bc.edu/PDF/t03_download/T03_TR_Chap2.pdf

diakses [16 Februari 2011]

. NCTM. 2000. Principles and Standards for School Mathematics. Reston, VA: Author

. Priyatno, D. 2008. Mandiri Belajar SPSS. Yogyakarta: MediaKom.

. Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendeketan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D).

Bandung: Alfabeta.

Sukestiyarno. 2010. Olah Data Penelitian Berbantuan SPSS. Semarang: Universitas Negeri

Semarang.

. Sumarmo, U. Kemampuan pemahaman dan penalaran matematika siswa SMA dikaitkan dengan kemampuan penalaran logik siswa dan beberapa unsur proses mengajar : Bandung : PPS IKIP Bandung (Artikel Penelitian). (2002).

. Tafsirani, 2008. Tesis : Pengembangan Constructivist Learning Design (CLD) Berbasis Teknologi Dalam Kemasan CD Interaktif pada Materi Geometri.

.Uden, L. & Beamount, C. Technology and Problem-Based Learning. Singapore: Information Science Publishing. (2006).

. Waluya, S. B.2006. Multimedia Pembelajaran. Handout perkuliahan Program Magister Program Studi Matematika. Semarang: Unnes.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.