Peran Bahasa Indonesia Sebagai Identitas Bangsa untuk Meningkatkan Pariwisata di kota Cirebon Guna Menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Hesti Muliawati

Abstract


PERAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS BANGSA UNTUK MENINGKATKAN PARIWISATA DI KOTA CIREBON GUNA MENYAMBUT MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)
Hesti Muliawati, S.S., M.Pd.
Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon
hestimuliawati@yahoo.com

Akhir tahun 2015 Negara Indonesia akan memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dimana mulai diberlakukannya pasar bebas di wilayah negara-negara ASEAN. Oleh karena itu, negara yang tergabung dalam ASEAN harus segera mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dalam berbagai kompetensi dan memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) yang berpotensi untuk meningkatkan perekonomian khususnya dalam bidang pariwisata. Salah satunya di Kota Cirebon, menyimpan banyak tempat pariwisata yang dapat dijadikan tujuan wisatawan domestik maupun asing. Misalnya saja Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Goa Sunyaragi, Batik Trusmi, Tari Topeng, dan Sintren.
Negara Indonesia memiliki beribu bahasa daerah, tetapi untuk berkomunikasi antar daerah digunakanlah bahasa persatuan yakni bahasa Indonesia.Untuk menyambut MEA, SDM yang berkualitas sangat diperlukan. Dalam hal ini salah satunya adalah kemampuan berbahasa, karena bahasa berperan sebagai alat komunikasi. Beragam bahasa asing juga harus dikuasai, misalnya: bahasa Inggris, bahasa Cina, dan bahasa Mandarin. Dengan mampu menguasai bahasa asing, sektor pariwisata akan meningkatkan perekonomian, khususnya akan menambah devisa negara.
Berkaitan dengan hal itu, bahasa Indonesia berperan sebagai bahasa resmi kenegaraan dan sebagai lambang identitas bangsa. Salah satu wujudnya kita tetap bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan menempatkan bahasa asing sebagai nilai tambah dalam menghadapi MEA. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Indonesia memiliki SDM yang berkualitas guna menyambut MEA dalam meningkatkan pariwisata di Kota Cirebon.

Kata Kunci: Bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa, MEA, bahasa asing, dan meningkatkan pariwisata.

Full Text:

PDF

References


Penulis: Hesti Muliawati

Tanggal Publikasi : 26 November 2016

Prosiding Seminar Internasional RIKSA Bahasa ke IX, dengan tema "Peran Strategis Bahasa dan Sastra Indonesia dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)"

ISBN : 978-602-73597-2-7

Penerbit : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Hal 170-175


Refbacks

  • There are currently no refbacks.